Lukisan Karya Pelukis Cilik Hiasi Balai Kota Madiun, Tanamkan Cinta Madiun Sejak Dini
Sepuluh lukisan karya pelukis cilik kini menghiasi lingkungan Balai Kota Madiun. Tidak hanya dipajang, para pembuatnya juga mendapat kesempatan untuk memasang langsung karya mereka bersama jajaran…

MADIUN – Sepuluh lukisan karya pelukis cilik kini menghiasi lingkungan Balai Kota Madiun. Tidak hanya dipajang, para pembuatnya juga mendapat kesempatan untuk memasang langsung karya mereka bersama jajaran Pemerintah Kota Madiun, Selasa (1/9/2026). Lukisan tersebut merupakan hasil kegiatan Madiun Melukis 2026 yang sebelumnya menjadi ruang bagi anak-anak untuk menuangkan kreativitas dan imajinasi melalui seni. Kegiatan itu bukan ajang perlombaan, melainkan wadah bagi anak-anak untuk bebas berkarya dan mengembangkan bakatnya. Sejumlah lukisan yang dihasilkan mendapat perhatian dari jajaran Pemkot Madiun. Karya-karya tersebut kemudian dipilih dan dibeli oleh Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Sekda Soeko Dwi Handiarto, asisten wali kota, serta jajaran perangkat daerah dengan nominal yang beragam. |
Namun, lukisan yang telah dibeli tidak hanya menjadi koleksi pribadi. Karya para pelukis cilik tersebut dipajang di lingkungan Balai Kota Madiun agar tetap dapat dilihat dan menjadi bagian dari ruang kerja pemerintahan.
Menurut Bagus, pengalaman tersebut diharapkan memberikan kesan positif bagi anak-anak. Ketika karya mereka mendapat tempat di lingkungan pemerintahan, rasa percaya diri sekaligus kecintaan terhadap Kota Madiun diharapkan dapat tumbuh sejak dini.
Pemasangan lukisan pun dilakukan langsung oleh 10 pelukis cilik yang menghasilkan karya tersebut. Mereka didampingi jajaran Pemkot Madiun saat menempatkan lukisannya di lokasi yang telah disiapkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari apresiasi Pemkot Madiun terhadap kreativitas anak. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa karya dan imajinasi anak-anak memiliki ruang untuk dihargai, termasuk di lingkungan pemerintahan.
Tidak berhenti pada pemasangan, 10 lukisan tersebut selanjutnya akan dikoordinasikan dengan sanggar untuk diajukan dalam perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Dengan demikian, Madiun Melukis tidak hanya meninggalkan karya yang menghiasi ruang-ruang pemerintahan. Kegiatan tersebut juga menjadi cara untuk membangun pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus menanamkan rasa cinta dan kedekatan mereka dengan Kota Madiun sejak usia dini.
APRESIASI
Terima kasih sudah membaca.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kami berterima kasih atas apresiasi dari Anda. Sawer kami melalui QRIS berikut.
Unduh QRISSetelah menyawer, tekan tombol WhatsApp di atas lalu mohon kirimkan bukti transfer tadi (screenshot) pada chat tersebut.
Catatan kaki: uang yang Anda kirim akan kami kirimkan ke penulis 100%.

Mantab mas bagus




