Mokasi, Mobil Listrik Karya Siswa SMK Model PGRI Mejayan
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model PGRI Mejayan, Madiun, berhasil merakit mobil yang sangat kreatif dan inovatif. Pasalnya mobil yang mereka ciptakan ini adalah mobil listrik yang efisien…
Dokumentasi artikel Madiunpedia
Gambar oleh republika.co.id
MADIUN – Siswa Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Model PGRI Mejayan, Madiun, berhasil merakit mobil yang
sangat kreatif daninovatif. Pasalnya
mobil yang mereka ciptakan ini adalah mobil listrik yangefisien dan pastinya ramah lingkungan.
“Ide mobil pertama
kalinya yaitu ingin membuat becak gowes, namun setelah bapak kepala sekolah
kembali dari China, beliau menyarankan ide mobil listrik ini,” kata salah satu
perakit mobil listrik.
Mobil listrik karya
siswa SMK Model PGRI Mejayan ini dijuluki Mokasi atauMobil Kampung Pesilat. Mokasi didesain sangat
sederhana tidak seperti mobil listik pada umumnya. Hal ini disebabkan pembuatan
Mokasi diperuntukkan untuk UMKM ketika berjualan. Diharapkan dengan adanya
Mokasi ini UMKM dapat berjualan lebih mudah dan bisa ikut serta mengurangi
polusi udara.
Harga mobil listrik
tersebut lebih murah dibandingkan harga kendaraan yang biasanya digunakan untuk
menunjang pelaku UMKM, seperti kendaraan roda tiga yang harganya bisa mencapai
Rp39 juta per unit. Kepala SMK Model PGRI Mejayan, Sampun Hadam, mengatakan
biaya produksi Mokasi ini sekitar Rp15 juta. Biaya ini digunakan untuk membeli
beberapa komponen penyusun mobil listrik tersebut. Mokasi juga telah melalui
uji teknis dan uji beban.
Rencana harga penjualan
akan ditekan seminimal mungkin karena tidak ingin memberatkan pelaku UMKM di
luar sana. Direncanakan harga dari Mokasi hanya Rp25 juta-an sesuai dengan
paket varian. Dengan dibimbing oleh PT Reka Global Jasa, Mokasi menyediakan
paket varian mulai dari Mokasi Food, Mokasi Drink, Mokasi Mart, dan Mokasi jasa
Engineering dan electrical yang dijual secara franchise. Hal ini telah
disesuaikan dengan kebutuhan UMKM yang ada.
Sampai saat ini Mokasi
buatan SMK Model PGRIMejayan telah
diproduksi 18 unit. Setelah mobil tersebut diujikan untuk barber shop dan banyak yang sudah mengenal Mokasi ini, pesanan
datang mencapai 186 unit termasuk dari Kalimantan Utara, Sumatera, Bekasi, dan
Jakarta. Tempat wisata Candi Prambanan juga telah memesan Mokasi ini. Dengan
semakin banyaknya pesanan yang masuk, membuat siswa-siswa SMK Model PGRI
Mejayan menjadi lebih semangat merancang dan membuat Mokasi-mokasi yang lain.(sella/.../madiunpedia)
PENULIS
APRESIASI
Terima kasih sudah membaca.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kami berterima kasih atas apresiasi dari Anda. Sawer kami melalui QRIS berikut.
TPA Kaliabu bukan hanya sekadar tempat pengelolaan sampah . Di TPA ini, sampah organik yang biasanya terbuang, diubah menjadi sumber daya berharga yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan…
Survei Penilaian Integritas (SPI), sebuah alat yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bertujuan untuk mengukur dan menilai risiko korupsi di instansi publik seperti kementerian…
Dalam geliat kreatifitas anak muda Madiun, Andien Novian dan Annisa Dian berhasil membawa pulang gelar juara 1 dari lomba Inovasi dan Teknologi (Inotek) Kabupaten Madiun untuk kategori Pelajar. Hal…
DARI WARGA, UNTUK WARGA
Madiun juga cerita kamu.
Bagikan cerita, opini, dan tulisanmu kepada redaksi Madiunpedia.