Geber Kolaboraksi Pegiat Medsos, East Java Sosial Network 2021 Digelar di Banyuwangi
East Java Social Media Network Meet Up 2021 (EJSN) kembali digelar dengan mempertemukan ratusan pegiat media sosial multi platform se Jawa Timur. Acara yang di dukung Pemprov Jatim ini mengusung…
Benjamin Mulia Saat Sesi Sharing Bersama Pegiat Media Sosial Se-Jawa Timur (EJSN 2021)Dokumentasi artikel Madiunpedia
BANYUWANGI - East Java Social Media Network Meet Up 2021 (EJSN) kembali digelar dengan mempertemukan ratusan pegiat media sosial multi platform se Jawa Timur. Acara yang di dukung Pemprov Jatim ini mengusung tema “KolaborAksi Digital Untuk Jatim Bangkit” berlangsung di Kabupaten Banyuwangi, (4 - 5 Desember 2021) setelah dua tahun sebelumnya berlangsung di Kota Surabaya dan Kota Batu.
Pada hari pertama acara ini dibuka dengan kegiatan outbound yang berlangsung di Pantai Cacalan Banyuwangi. Mereka diajak bermain fun game untuk membangun keakraban dan kekompakan antar peserta yang berasal dari 38 kota di Provinsi Jawa Timur dan mengenalkan destinasi Pantai Cacalan.
Kegiatan dilanjutkan dengan seremonial serta pemaparan materi oleh Lukman Benjamin Mulia, seorang CEO dari Cretivox Broadcasting Network.
"Bisnis itu bisa dikatakan sukses jika sudah dimulai, jadi buat kalian semua yang masih berangan-angan untuk bisnis, kalian wajib memulainya". imbuhnya.
Pada hari ke 2, mereka diajak keliling destinasi wisata di Banyuwangi seperti Pasar Kampoeng Osing, Desa Kemiren, Djawatan, Benculuk dan Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Peserta EJSN 2021 merasa senang diajak ke Pasar Kampoeng Osing, Desa Kemiren, mereka beranggapan kegiatan pasar pagi seperti ini tidak semua daerah memiliki kegiatan pasar yang menjual jajanan tradisional.
Dilanjutkan ke destinasi wisata De Djawatan, Benculuk. Tempat ini disebut-sebut mirip adegan scene di film "Lord Of The Ring". Banyak yang mengabadikan momen disini karena bisa berfoto diantara pohon yang usia ratusan tahun sehingga terlihat sangat besar.
Di penghujung acara, EJSN 2021 disambut Bupati Banyuwangi di Pendopo Swagata Blambangan. Peserta EJSN diajak berkeliling kawasan pendopo seperti guest host, rumah adat Using dan sumur Sritanjung. Bupati Banyuwangi memberikan jamuan dengan menu tradisional Banyuwangi.
Melalui acara ini diharapkan antar penggiat media sosial di Jawa Timur semakin kompak untuk menciptakan ekosistem kolaborasi yang baik. Strong parnership untuk mewujudkan Jatim lebih baik.
PENULIS
APRESIASI
Terima kasih sudah membaca.
Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, kami berterima kasih atas apresiasi dari Anda. Sawer kami melalui QRIS berikut.
TPA Kaliabu bukan hanya sekadar tempat pengelolaan sampah . Di TPA ini, sampah organik yang biasanya terbuang, diubah menjadi sumber daya berharga yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan…
Survei Penilaian Integritas (SPI), sebuah alat yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bertujuan untuk mengukur dan menilai risiko korupsi di instansi publik seperti kementerian…
Dalam geliat kreatifitas anak muda Madiun, Andien Novian dan Annisa Dian berhasil membawa pulang gelar juara 1 dari lomba Inovasi dan Teknologi (Inotek) Kabupaten Madiun untuk kategori Pelajar. Hal…
DARI WARGA, UNTUK WARGA
Madiun juga cerita kamu.
Bagikan cerita, opini, dan tulisanmu kepada redaksi Madiunpedia.